aku : adik.. kenapa ni menangis ?
adik : (menangis dengan tangan menutup mukanya)
aku : adik.. kenapa ni ?
aku datang kepadanya, mengeluarkan tisu dari poket kemejaku, aku mendekatkan diriku kepadanya.. tangisannya masih berterusan..
aku : adik.. jangan nangis.. abang ada..
dia mengangkat muka, memandang ke arah ku.. aku mengelap airmatanya dengan tisu.. aku memandang kepadanya..
aku : adik kenapa menangis.. cuba cerita kat abang ?
dengan nada suaranya yang perlahan disulami saki-baki tangisan, dia bersuara, namun aku masih mampu mendengarnya..
adik : abang, kenapa Allah uji kita ? (airmatanya kembali berlinang)
aku : Allah uji kita, sebab Allah nak kita selalu ingat padaNya, supaya kita selalu mengharapkan dan bergantung hanya pada Allah.. Allah uji kita sebab Allah sayang kita..
adik : saya nak jadi budak baik.. (nada suaranya masih sedih)
dengan rasa kasih sayang, aku memeluknya dengan erat, mencium dahinya..
aku : adik.. percayalah, Allah sayangkan adik, abang percaya, adik budak yang baik..
aku melemparkan senyuman kepadanya.. mengelap airmatanya yang kembali membasahi pipi..
aku: adik, senyum ye.. tak comel la menangis macam ni.. jom ikut abang jalan-jalan ?
akhirnya, dia tersenyum juga.. aku bahagia dengan secebis senyumannya itu..
sangat bermakna..
SELAGI HAYATMU DI SINI - DEVOTEES
selagi hayatmu di sini
akan kau meniti hari demi hari
suratan takdir yang menerka
bukan alasan untuk kau memendam duka
dirimu umpama purnama
yang hilang cahaya dimamah gerhana
terbenam di lubuk gelita
terbiar dirimu dicengkam derita
namun ku percaya suatu masa akan tiba
deritamu akan pergi jua
biarpun dunia memandangmu hina
tapi tak mengapa
ku kan bersamamu
mengharungi hidup ini
biarkan mereka kata apa saja
biarkan mereka mencemuh menghina
pedulikan saja halangan yang tiba
semua itu adalah dugaan dariNya
tabahkan hatimu
pasrahkan dirimu
padaNya yang Satu
akan tiba waktu
mereka kan tahu
siapakah sebenarnya dirimu
__________________________________________________________________
aku lah yang menangis.. dialog di atas adalah suara hatiku.. aku sangat lemah.. tiada siapa yang tahu penderitaanku.. melainkan Allah..
aku lah 'adik' dan aku lah 'aku'.. aku yang menangis dan aku yang memujuk diriku sendiri.. aku ingin meluahkan perasaanku ini pada seseorang.. aku berharap, 1 masa nanti, bukan aku lagi yang memujuk diriku.. tetapi orang lain.. yang mana aku dapat curahkan tangisan ini kepadanya.. aku menantikannya ya Allah.. berikan lah aku kekuatan & ketabahan dalam mengharungi dunia yang perit mencalari hatiku ini..
-hamba yang lemah mengharapkan hidayah Allah selalu menemaninya-
-dalam tangisan aku menulis-
maafkan aku ya Allah..